PD DMI Jombang Gelar Pelatihan Sholat Bersanad untuk Tingkatkan Kualitas Ibadah Jamaah

JOMBANG – Komitmen memperkuat kualitas ibadah umat kembali ditegaskan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jombang. Melalui program dakwah bertajuk Pelatihan Sholat Bersanad, Pengurus Daerah (PD) DMI Jombang sukses menggelar kegiatan edukatif pada Rabu, 25 Februari 2026, di Masjid Baitul Munajat, Dusun Balong Teleng, Desa/Kecamatan Ploso.

Sebanyak 120 peserta putra dan putri yang terdiri dari takmir, tokoh masyarakat, serta jamaah umum mengikuti pelatihan dengan penuh antusias. Sejak pagi, peserta tampak serius menyimak materi sekaligus aktif dalam sesi praktik yang berlangsung interaktif.

Tekankan Pentingnya Sanad dalam Ibadah
Hadir sebagai instruktur utama, KH Ainul Yaqin menegaskan urgensi sanad atau mata rantai keilmuan dalam setiap praktik ibadah, khususnya sholat. Menurutnya, pemahaman sholat yang bersanad memastikan tata cara ibadah tetap terhubung secara keilmuan dari para kiai ulama’ hingga kepada Muhammad SAW.

“Sholat bukan sekadar rutinitas gerakan, tetapi ibadah yang memiliki transmisi ilmu yang jelas. Dengan sanad, kita menjaga kemurnian ajaran agar tidak bergeser dari tuntunan aslinya,” tegasnya di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi keagamaan, literasi fiqhiyyah yang kuat dan terverifikasi menjadi kebutuhan mendesak agar umat tidak mudah terpengaruh pemahaman yang kurang tepat.

Materi Pelatihan Komprehensif
Pelatihan ini dirancang dalam tiga tahapan utama yang sistematis:

Teori Sholat Bersanad
Mengupas dasar hukum, dalil, serta pentingnya menjaga keautentikan tata cara sholat melalui jalur transmisi keilmuan yang jelas.

Praktik Rukun Qouli
Menitikberatkan pada ketepatan pelafalan bacaan wajib dalam sholat, termasuk Al-Fatihah dan tahiyat, agar sesuai makhraj dan tajwid sehingga sah secara syar’i.

Praktik Sholat Bersanad
Simulasi gerakan sholat secara utuh dengan koreksi langsung dari instruktur, mulai dari takbiratul ihram hingga salam.

Didampingi Tim Instruktur Berkompeten
Selain KH. Ainul Yaqin, pelatihan ini juga didampingi tim instruktur berpengalaman, yakni Siroju Rosidin, Taufik, Zainul Arifin, Zamroni, serta Fauziah.

Pendampingan dilakukan secara detail, sehingga peserta mendapatkan evaluasi langsung terhadap bacaan maupun gerakan sholatnya.

Sekretaris PD DMI Kabupaten Jombang berharap dengan adanya pelatihan bersanad, kualitas spiritualitas jamaah diharapkan semakin meningkat serta masjid berfungsi optimal sebagai pusat pembinaan umat.

Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian gerakan dakwah berkelanjutan PD DMI Jombang dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat edukasi, pembinaan, dan pemurnian ibadah masyarakat.